Bupati Boltara Apresiasi SDIT Waladun Sholeh dalam Mencetak Generasi Berakhlak dan Berprestasi

Profakta.com, Boltara – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, S.E., M.Ec.Dev., menghadiri kegiatan Penamatan Siswa Kelas VI Angkatan Pertama dan Wisuda Tahfiz Angkatan IV SD Islam Terpadu (SDIT) Waladun Sholeh Boroko yang digelar di halaman sekolah tersebut, Kecamatan Kaidipang, Kamis (25/06/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh haru dengan dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, pengurus yayasan, dewan guru, orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya. Momentum ini menjadi catatan sejarah bagi SDIT Waladun Sholeh Boroko karena untuk pertama kalinya melepas siswa-siswi kelas VI yang telah menyelesaikan pendidikan dasar mereka.
Selain prosesi penamatan siswa dan wisuda tahfiz, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru sekolah sebagai bagian dari upaya pengembangan sarana dan prasarana pendidikan guna mendukung peningkatan mutu pembelajaran di daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Sirajudin Lasena menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah, yayasan, tenaga pendidik, serta para orang tua yang telah berperan dalam membentuk generasi muda yang unggul, baik dalam bidang akademik maupun keagamaan.
Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat menentukan masa depan daerah. Karena itu, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah harus terus diperkuat untuk melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas.
“Saya mengapresiasi SDIT Waladun Sholeh yang terus berkomitmen mencetak generasi Qurani, berakhlak mulia, dan berprestasi. Pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan daerah. Semoga para siswa yang hari ini ditamatkan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya dengan semangat belajar yang tinggi,” ujar Bupati.
Bupati juga berharap pembangunan gedung baru sekolah dapat berjalan sesuai rencana sehingga mampu memberikan kenyamanan dan mendukung proses belajar mengajar yang lebih optimal bagi para siswa.
“Pembangunan fasilitas pendidikan merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas. Semoga pembangunan gedung baru ini dapat segera terwujud dan memberikan manfaat besar bagi kemajuan pendidikan di Boltara,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SDIT Waladun Sholeh Boroko menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya penamatan siswa angkatan pertama yang menjadi tonggak sejarah perjalanan sekolah tersebut. Ia menilai keberhasilan para siswa menyelesaikan pendidikan dasar sekaligus mengikuti program tahfiz Al-Qur’an merupakan hasil kerja sama yang baik antara sekolah dan orang tua.
Sebanyak 25 siswa mengikuti Penamatan Kelas VI Angkatan Pertama Tahun 2026, yakni Abdul Syukur Mokodompis, Afizah Khumairoh Abdul Fatah, Ahmad Zidan Babay, Alhadad Triyono Putra, Aurelia Gladis Labonsa, Bariq Ihza Toliu, Farzan Ahza Argani Toana, Kaisa Afwa Mokoginta, Kenzhi Rafisqi Paputungan, Lathifah Nur Rahma Van Gobel, Luqiana Lutfiah Bolota, Marchelo Julian Manuahe, Mohammad Bilal Yarbo, Muh. Ridho Rofi’ah Bimbing, Muhammad Ibrahim Tahir, Muhammad Nur Feisyah Samsir, Nafizah Ariqah, Nayla Arsyfa, Nur Afiah Marhum, Rizqy Syafaat Pohontu, Salsabillah Tolago, Shafwan Pratama Athaillah Ligawa, Shaqila Ahmad Henga, Siti Raisa Afqilla Binol, dan Zahran Ahmad Ghozali Rasyid.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para siswa, penampilan hafalan Al-Qur’an oleh peserta wisuda tahfiz, serta doa bersama untuk kesuksesan para lulusan dan kelancaran pembangunan gedung baru SDIT Waladun Sholeh Boroko.
Melalui kegiatan tersebut, SDIT Waladun Sholeh Boroko kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai bekal menghadapi masa depan. (Advetorial/Bahar Korompot)




