BOLMUTOLAHRAGA

Mario Christian Dupa, Karateka Binaan KONI Sulut dengan 14 Medali Emas Siap Harumkan Nama Boltara

Boltara, Profakta.com— Kiprah Mario Christian Dupa di dunia olahraga karate terus menunjukkan prestasi membanggakan. Putra dari pasangan Bapak Adriyanto Dupa dan Ibu Mernie Linda Wungkana ini merupakan salah satu karateka potensial asal Bandung Karate Club (BKC) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara).

Mario telah mengoleksi 14 medali emas dari berbagai turnamen karate yang diikutinya, baik di Provinsi Sulawesi Utara maupun di luar provinsi. Selain medali emas, sederet piagam penghargaan juga telah diraihnya sebagai bukti perjalanan dan prestasinya di dunia karate.

Prestasi tersebut tidak diraih dengan mudah. Konsistensi latihan, disiplin, pengalaman bertanding serta dukungan keluarga dan pelatih menjadi bagian penting dalam perjalanan Mario hingga mampu tampil sebagai salah satu karateka muda yang diperhitungkan.

Dalam perjalanan pembinaannya, Mario mendapat arahan dan bimbingan dari Yasrin Hungopa, yang sekaligus menjabat sebagai Ketua BKC Sulawesi Utara. Peran pelatih menjadi salah satu bagian penting dalam membentuk kemampuan teknik, mental bertanding, serta kedisiplinan Mario sebagai seorang atlet.

Mario juga merupakan salah satu atlet binaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Utara. Saat ini, ia menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Atas Negeri Keberbakatan Olahraga (SMANKOR) Sulawesi Utara, sembari terus mengasah kemampuan dan mengejar prestasi di bidang karate.

Perpaduan antara pendidikan dan pembinaan olahraga tersebut menjadi modal penting bagi Mario untuk terus berkembang, baik dari sisi akademik maupun sebagai atlet.

Kini, tantangan baru kembali dihadapinya. Mario bersama tujuh orang rekan lainnya dipercaya untuk mewakili Kejaksaan Negeri Bolaang Mongondow Utara dalam Open Turnamen Karate Kajati Sulut ke-V.

Kejuaraan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 11–13 September 2025 di GOR Dua Sudara, Kota Bitung.

Keikutsertaan Mario dalam turnamen ini bukan hanya menjadi kesempatan untuk menambah pengalaman dan koleksi prestasi. Ia bersama rekan-rekannya juga membawa tanggung jawab untuk memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama baik Bolaang Mongondow Utara.

Dengan modal 14 medali emas, sederet piagam penghargaan, pembinaan KONI Sulut, pendidikan di SMANKOR Sulut, serta pengalaman bertanding di berbagai daerah, Mario diharapkan mampu kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya di atas tatami.

Perjalanan Mario dari BKC Kabupaten Boltara, kemudian menjalani pendidikan di SMANKOR Sulut dan mendapat pembinaan sebagai atlet KONI Sulut, menjadi gambaran bahwa potensi atlet muda Boltara memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi.

Kini, Mario Christian Dupa siap kembali bertanding. Membawa nama Kejaksaan Negeri Boltara, membawa semangat BKC, di bawah pembinaan dan arahan pelatih Yasrin Hungopa, serta yang paling utama, membawa nama baik Bolaang Mongondow Utara. (Bahar Korompot)

Redaksi ProFakta

Berita yang masuk di Email, Whatapps dan Telegram Redaksi akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media ProFakta.com kemudian di publish.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button