Ketua Presidium Pemekaran Boltara Minta Pejabat Baru Fokus Kerja, Bukan Euforia Jabatan

Boltara, Profakta.com – Ketua Presidium Pemekaran Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Moh Irianto Christoffel Buhang, angkat bicara terkait pelantikan dan pengambilan sumpah terhadap 97 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boltara.
Menurutnya, pelantikan pejabat merupakan bagian dari upaya penyegaran birokrasi dan langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta efektivitas roda pemerintahan.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa jabatan bukan sekadar simbol kekuasaan ataupun kebanggaan pribadi, melainkan amanah dan kepercayaan dari pimpinan yang wajib dijawab dengan kerja nyata serta tanggung jawab yang besar.
“Jabatan merupakan kepercayaan pimpinan, harus dijawab dengan kinerja yang baik dan bertanggung jawab,” tegas Pria yang Akrab disapa Popo Buhang itu, Sabtu (09/05/2026)
Ia menilai, pejabat yang baru dilantik harus mampu menunjukkan loyalitas, disiplin, integritas, serta kemampuan dalam menjalankan tugas dan fungsi di masing-masing instansi. Menurutnya, masyarakat saat ini menaruh harapan besar terhadap peningkatan pelayanan pemerintah daerah.
Popo Buhang juga menyoroti fenomena euforia pasca pelantikan yang dinilai sering kali lebih menonjol dibanding semangat bekerja. Karena itu, ia mengingatkan agar para pejabat tidak hanya sibuk merayakan jabatan baru tanpa menunjukkan hasil kerja yang nyata.
“Jangan cuma for pindah tampa ba selfie. Setelah dilantik, yang dibutuhkan masyarakat adalah kerja nyata, bukan sekadar seremoni,” ujarnya.
Lebih lanjut, dirinya berharap seluruh pejabat yang baru dilantik mampu menjaga kekompakan, memperkuat koordinasi antar perangkat daerah, serta mendukung penuh program pembangunan Kabupaten Boltara.
Ia juga mengajak seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Boltara untuk menjadikan jabatan sebagai sarana pengabdian kepada masyarakat, bukan sekadar posisi administratif.
Pelantikan 97 pejabat tersebut diketahui merupakan bagian dari rotasi dan mutasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Boltara guna memperkuat struktur birokrasi dan meningkatkan kinerja pemerintahan daerah serta membangun sinergitas dengan pemerintah provinsi dan pusat. (Bahar Korompot)



